Ketua Karang Taruna Kumpulkan Lurah, LSM Getar Nilai Karang Taruna Bukan Bagian OPD

0
848
Foto Screenshot akun Fb milik Sugi Yana saat Lurah Se-Kota Metro kumpul di RM Bengkel Perut dengarkan pengarahan Ketua Karang taruna Metro./Red

Metro, Lampungsai.com – Patut di salutkan, layak pimpinan tinggi, Ketua Karang Taruna Metro yang juga menjabat sebagai Kepala Bagian Pemerintahan Setda Pemerintah Kota Metro, Welly Adi W, kumpulkan seluruh Lurah se-Kota Metro memberikan pengarahan. LSM GETAR Lampung, angkat bicara menilai Ketua Karang Taruna Metro, salah kaprah dalam Poksinya, Karang Taruan Bukan bagian dari OPD.

Arsip, Ketua Karang Taruna Metro Welly Adi W, cium tangan Walikota Metro A.Pairin. saat pemberian penghargaan bakti sosial donor darah PMI Kota Metro./Red

Pertemuan di gelar di rumah makan bengkel perut Kelurahan Yosodadi pada Rabu 29 November 2017 (Kemarin). Cukup unik, Welly Adi W yang juga menantu dari Walikota Metro A.Pairin, mengumpulkan para lurah itu, diposting dalam media sosial Facebook dengan akun Sugi Yana, berjudul “Lurah Se-Kota Metro berkumpul di RM Bengkel Perut Yosodadi, mendengarkan pengaahan seputar Karang Taruna oleh Ketua Karang Taruna”

Pertemuan itu patut dipertanyakan, herarki keorganisasian struktural Birokrasi Kepemerintahan, yang memberikan arahan selain dari pimpinan daerah (Walikota, Wakil Walikota) atau Sekertaris Kota. Untuk tingkat Lurah minimal Camat memberikan pengarahan, itu pun sesuai dengan kewenangan wilayahnya.

Terjadi di Kota Metro Organisasi luar Kepemerintahan yakni Karang Taruna bisa mengumpulkan Lurah dan memberikan pengarahan, menimbulkan persepsi negatif.

Terkait hal ini, penilaian timbul dari Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Transparansi Rakyat (LSM-GETAR). Melalui Sekjen Syaheri mengungkapkan, hal yang dilakukan Ketua Karang Taruna itu sepatutnya tak pantas dan bukan poksinya mengumpulkan Lurah dan memberikan pengarahan.

Karang Taruna bukan bagian Organisasi Perangkat Daerah, melihat status Jabatan sebagai Kabag tata Pemerintahan Welly Adi W, juga setara dengan jabatan Lurah. “Lantas, kewenangan nya apa mengumpulkan Lurah se-Kota Metro dan memberikan pengarahan. Jangan menyalah gunakan kewenangan poksi, hanya karena menantu Walikota Metro,”ungkapnya.

Ditambahkan Syaheri, perlu di waspadai juga, saat ini adalah masa-masa memasuki tahun politik, sangat wajar timbul persepsi negatif. “Patut menduga juga ada muatan politik didalamnya, guna menyusun kekuatan atau basis, di masa memasuki tahun Politik Pilgub 2018 mendatang. dan wajar jika Lurah mengikutinya, lantaran memandang seorang Welly Adi W, menantu Walikota Metro,”ujarnya. (Red)

LEAVE A REPLY