KANNI Lampung Gelar Bimtek Penguatan SDM Aparatur Desa

0
124

Mesuji, Lampungsai.com – Komite Advokasi Hukum Nasional Indonesia (KANI) Provinsi Lampung, menggelar Bimbingan teknis (Bimtak) kepada Kepala Desa dan perangkat desa se – Kabupaten Mesuji. Kegiatan di selenggarakan selama tiga hari, Jumat 18 Oktober sampai 20 Oktober 2019, di Bukti Randu Hotel.

Tujuan kegiatan tersebut guna meningkatkan kemajuan Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Desa dan masyarakat pada umumnya. Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan support dari berbagai pihak Pemerintahan Daerah dan Organisasi kewartawanan (AJOI, PWI, AWPI, AWI, yang ada di Kabupaten Mesuji.

Ketua Forum Camat Kabupaten Mesuji, Anwar Pamuji menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Bimtek yang diselenggarakan KANNI.

“Atas nama Pemerintah dan seluruh Camat  se – Kabupaten Mesuji, mendukung dan berterima kasih kepada pihak KANNI yang telah memberikan pembelajaran, ilmu serta pendampingan hukum kepada seluruh Kepala Desa dan perangkat Desa keseluruhannya,”katanya.

Support dukungan serupa di sampaikan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Aliansi
Wartawan Indonesia (AWI), Wayan Suwastika Jaya.

“Mewakili seluruh organisasi ke wartawanan yang ada di Mesuji, mendukung dan siap bekerja sama dengan KANNI. Sebagaimana ADART KANNI, maka tidak ada alasan untuk tidak mendukung dan bekerja sama. Karna semua tujuannya jelas dan sangat bermanfaat bagi kemajuan sumber daya aparatur desa dan masyarakat secara umum,”ungkapnya.

Untuk diketahui, dalam kesempatan Bimtek, dilangsungkan juga Pengukuhan pembentukan Karya ADVOKASI Bantuan Hukum Daerah (PLAKADDA) KANNI ProVinsi Lampung angkatan ke -1 Tahun 2019.

Diketahui juga dalam Bimtek selama 3 hari tersebut, di isi dengan sesi Pembinaan Hukam peran BNN propinsi (BNNP) Lampung dalam upaya pencegahan Tindak Pidana Narkoba dengan 250 peserta dari berbagai Desa. Dan terbentuk 105 Desa membentuk sebagai Desa Bersinar (Bersih Narkoba).

Dalam kesempatan itu, Karo Himas dan Protokol BNN RI, Brigjen Pol Pudjo Listyono Hartono menyampaikan, kerugian yang disebabkan oleh Narkoba sangat besar, baik kerugian sosial ekonomi ataupun yang lainnya.

Pengguna Narkoba saat ini sudah sampai ketingkat anak, bahkan ada masih bayi pun sudah terkena virus narkoba karena disebabkan oleh ibunya pengguna Narkoba.

Bagi pengguna Narkoba juga bisa mengalami penurunan IQ dan bisa setara dengan IQ lumba-lumba dan Anjing yang mencapai kisaran dari 75 sampai 90.

“Untuk itu pihaknya mengimbau, dalam melakukan bersih dari Narkoba diharapkan keseriusan dari semua lapisan,”ungkapnya.(Baginda)

LEAVE A REPLY