Jelang Pilkakon Serentak Bupati Pringsewu Keluarkan SE Wabup Fauzi Tekankan Taati Aturan

0
234

Pringsewu, Lampungsai.com – Menghadapi gelaran Pemilihan Kepala Pekon Serentak Kabupaten Pringsewu Tahun 202, pada 24 Februari 2021 mendatang, Bupati Pringsewu Sujadi keluarkan Surat Edaran (SE) No.141/153/D.10/2021 tentang Penegasan dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Pekon Serentak tertanggal 16 Februari 2021.

SE tersebut ditujukan kepada Camat, Ketua BHP, Pj Kakon, PPK dan Panitia Pemilihan Kepala Pekon beserta Calon Kepala Pekon, tercantum sejumlah aturan terkait Pemilihan Kapekon Serentak. Termasuk juga diatur mengenai tahap kampanye, pelaksanaan kampanye, masa tenang, hingga perselisihan Pemilihan Kepala Pekon.

Berkenaan hal ini, Wakil Bupati Pringsewu, Fauzi mengungkapkan harapan penuh kepada seluruh pihak, dapat mematuhi segala peraturan yang ada serta mengindahkan SE Bupati tersebut, sehingga pelaksanaan Pemilihan Kepala Pekon Serentak di 48 pekon se-Kabupaten Pringsewu dapat berjalan sukses, aman, tertib, lancar dan kondusif. Rabu, 17 Februari 2021.

Di ingatkan juga adanya sejumlah larangan, serta sanksi yang bakal diterima bagi setiap pelanggar, baik sanksi pidana maupun sanksi administrasi, sebagaimana diatur dalam pasal 37 Peraturan Bupati Pringsewu No.07 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pemilihan Kepala Pekon.

“Untuk kampanye dilaksanakan dengan protokol kesehatan, sebagaimana diatur dalam pasal 35a Peraturan Bupati Pringsewu No.1 tahun 2021 tentang Perubahan Peraturan Bupati Pringsewu No.7 tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis pelaksanaan Pemilihan Kepala Pekon dengan materi wajib yakni Penanganan Covid-19 dan Dampak Sosial Ekonomi di Pekon,”katanya.

Selain itu, kata Wabup Fauzi, pelaksana kampanye dilarang mempersoalkan dasar negara Pancasila, pembukaan UUD 1945 dan bentuk NKRI, serta dilarang melakukan kegiatan-kegiatan lain, sebagaimana diatur dalam pasal 36 ayat (1) Perbup Pringsewu No.7 tahun 2020. “Dalam kegiatan kampanye, dilarang mengikutsertakan atau melibatkan Pj Kapekon, perangkat pekon, ASN dan pihak-pihak lain, sebagaimana pasal 36 ayat (2) Perbup Pringsewu No.7 tahun 2020.

Terkait masa tenang, segala bentuk aktifitas kampanye, baik melalui media konvensional, media sosial, dan lainnya agar dihentikan.

Kemudian pada saat pelaksanaan pemungutan suara, calon kepala pekon agar berada di TPS yang dijadikan sebagai TPS utama, juga diupayakan untuk menggunakan hak pilihnya di TPS utama tersebut, serta tidak dipekenankan untuk berkeliling ke TPS-TPS tambahan, kecuali di TPS dimana calon kapekon terdaftar dalam DPT, dan kedatangannya hanya untuk menggunakan hak pilihnya.

“Perlu digaris bawahi bahwa, Panitia Pemilihan Kepala Pekon dapat mengatur hal-hal khusus sesuai situasi dan kondisi di lapangan dengan persetujuan para calon kepala pekon, dengan tetap berpedoman pada Peraturan Bupati Pringsewu No.7 Tahun 2020 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pemilihan Kepala Pekon sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Bupati Pringsewu No.1 Tahun 2021, dan semuanya harus tetap menerapkan protokol kesehatan,”ujarnya. (Mat/*)

LEAVE A REPLY