Jelang Pileg-Pilpres Mendatang, Kubu Petahana Jokowi Provinsi Lampung Gelar Rakerda

0
104
Ketua Bravo 5 Lampung, Andi Desfiandi saat memberikan sambutan dalam Rakerda./Tim

Bandar Lampung, Lampungsai.com – Proses pelaksanaan tahapan teknis Pilpres 2019 yang makin dekat, ditandai akan dibukanya pendaftaran pasangan bakal calon Presiden-Wakil Presiden RI 2019-2024 oleh KPU pada 4 Agustus 2018 sampai dengan 10 Agustus 2018 mendatang.

Di kubu petahana Presiden Joko Widodo (Jokowi) salah satunya, geliat konsolidasi internal jejaring partai pengusung-pendukung hingga organ relawan pemenangan seperti berlomba dengan waktu. Dalam kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Halal Bihalal Tim Bravo-5 Lampung, relawan pemenangan Pilpres 2019 Jokowi, berlangsung di Hotel Bukit Randu, Bandar Lampung, Sabtu 07 Juli 2018.

Dibuka oleh Mayjen TNI (Purn.) Heriyadi mewakili Ketua Umum DPP Bravo-5 Jenderal TNI (Purn.) Fachrul Razi. Rapat bertemakan “Satukan Langkah Untuk Jokowi Dua Periode” merumuskan program kerja strategis pemenangan Pilpres Jokowi yang merakyat, terukur dan terencana, hingga kurun sembilan bulan ke depan, saat Pilpres-Pileg April 2019.

Ketua Bravo-5 Lampung, Andi Desfiandi, mengatakan, demi memenangkan Jokowi dua periode, tidak ada lain pilihan kecuali memastikan bekerjanya mesin politik partai pengusung-pendukung, juga sinergi segenap unsur relawan.

Pihaknya siap bekerja keras memenangkan kembali Jokowi, agar pembangunan terus berjalan pesat dan kesejahteraan rakyat terus meningkat. “Kami di Bravo-5 mengajak seluruh relawan Jokowi di manapun bersinergi, bersama-sama merangkul dan memberi pemahaman yang utuh kepada masyarakat agar kembali memilih Jokowi, dengan segenap cara yang santun dan menghindari kesan menggurui,”katanya.

Tim Bravo-5, Andi melanjutkan, sejauh ini telah dan akan terus berupaya membantu dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam program pembangunan selama pemerintahan Jokowi.

Perlu di garis bawahi, tekad memenangkan kembali Jokowi sebagai Presiden RI dalam pilpres nanti, berdasarkan sejumlah data tetap masih akan berhadapan dengan kendala pragmatisme calon pemilih.

Sekitar 35 persen pemilih di Lampung ialah pemilih pragmatis, yang akan memilih pemimpinnya karena ada “sesuatu”. Tidak mudah rasanya menghilangkan praktik pragmatisme tersebut.

“Paling tidak, kita berusaha mengurangi adanya pemilih pragmatis ini, misal dari 35 persen menjadi 25 persen agar bertransformasi menjadi pemilih cerdas. Untuk itu, perlu ada pemahaman, edukasi pemilih dan literasi politik ke masyarakat dari relawan Bravo-5,”ujarnya.

Pada kesempatan sebelumnya, Korwil Bravo-5 Lampung-Banten, Irsjad Djuwaeli, menyampaikan arahannya, menekankan agar relawan makin kerja fokus, selalu hadir di tengah rakyat, dan abaikan para haters Jokowi.

Diketahui, dalam Rakerda turut hadir, politisi PDIP Bustami Zainudin yang juga ketua Dewan Penasihat Bravo-5 Lampung, Cik Raden (ketua Bravo-5 Bandar Lampung), politisi muda Anton Ferdiansyah( ketua Bravo-5 Lampung Timur). Ketua Partai Nasdem Pesawaran, Musiran yang juga ketua Bravo-5 setempat, serta beberapa politisi perempuan Nasdem lainnya, Siti Rahma, Rita Purnamawati, dan Iin Pinkan.(Tim)

LEAVE A REPLY