Gali Potensi Desa, 194 Kades Ikut Bimtek Ke Bali

0
622

Lampung Utara, Lampungsai.com – Upaya menggali potensi yang ada di 232 desa se-Kabupaten Lampung Utara untuk meningkatkan pendapatan asli desa dan mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebanyak 194 Kepala Desa hari mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) ke Bali.

Sekretaris Apdesi Kabupaten Lampung Utara, Hendri Kalnopi menyatakan, dari 232 desa se-Kabupaten Lampung Utara hanya 194 kepala desa yang ikut dalam kegiatan tersebut.

“Rombongan sudah berangkat tadi pagi, dari pelataran stadion kotabumi menunu bandara Raden Intan II yang langsung ke bandara Ngurahrai Bali. Yang ikut ada 194 kepala desa,” ujar Hendri Kalnopi, Rabu (20/11/2019).

Rombongan 194 Kades dari Kabupaten Lampung Utara saat memasuki Bandara Raden Intan II, Lampung dan sampai di Bandara Ngurahrai, Bali, Rabu (20/11/2019). Foto: ist

Tujuan dengan ikut sertanya ratusan kepala desa dalam kegiatan bimtek itu, menurutnya sesuai dengan agenda yang telah disusun dari tahun sebelumnya. Bahwa untuk menggali potensi yang dimiliki desa jajaran pemerintah desa bisa lebih banyak belajar dari daerah-daerah yang telah maju.

“Maksud dan tujuan mengikuti bimtek ini adalah untuk menggali potensi yang ada di desa, namun karena kita belum mengetahui caranya kita musti belajar dari daerah lain yang sudah lebih maju,” ungkapnya.

Hal itu juga dikatakan, Ketua Apdesi Lampung Utara, Edwar Syahputra bahwa untuk mendorong kemajuan suatu daerah itu diperlukan perbandingan dan penggalian ilmu yang bisa diambil dan diterapkan di daerahnya.

Dia juga mencontohkan bahwa pada hasil bimtek lalu di desanya telah memulai suatu lapangan pekerjaan yang hasilnya saat ini sudah dapat dinikmati masyarakat desanya.

“Karena bimtek ini merupakan ajang pembelajaran, dengan adanya kegiatan bimbingan teknis ini kami bisa mengambil contak positif dari suatu daerah yang dapat kami kembangkan di desa kami,” kata Edwar Syahputra.

Untuk di Desa Buring Kencana, lanjutnya, apa yang sudah saya dapatkan dari mengikuti bimtek tahun lalu sudah dapat diterapkan dan berangsur-ansur saat ini masyarakat sudah bisa memanfaatkan lapangan kosong atau lahan kosong menjadi sumber pendapatan yang menjadi penambahah hasil dari rutinitasnya sebagai petani.

“Contoh kecilnya pemanfaatan lahan pekarangan dan itu berjalan di desa kita, begitu juga dengan pembinaan para anak-anak muda yang kita buat aktif melakukan aktifitas olahraga disamping usaha keseharian mereka,” lanjutnya.

Dia berharap dengan adanya bimtek yang diikuti 194 kepala desa di tahun 2019 ini tidak sia-sia dan diharapkannya dapat menerapkan ilmu yang didapatkan itu di desa masing-masing. Dengan demikian, menurut Edwar manfaat dari perjalanan bimtek kepala desa tersebut bisa dirasakan oleh masyarakatnya.

“Kalau niat mengikuti bimtek ini untuk menggali ilmu maka akan bermanfaat untuk masyarakat, tapi kalau sekedar untuk jalan-jalan ya tidak akan dapat apa-apa. Tapi saya sudah sampaikan kepada kawan-kawan (kepala desa) bahwa mengikuti bimtek ini untuk menggali ilmu yang dapat kita terapkan di desa kita, semoga saja kawan-kawan bisa menerapkan ilmu yang didapat di desa masing-masing,” ungkap Edwar.

Ditambahkannya, rombongan 194 kades dari Lampung Utara saat ini telah sampai di bandara bali. “Hari ini sampai disana dan besok mereka sudah mulai mengikuti acaranya,” pungkasnya. (Budi Irawan)

LEAVE A REPLY