Dugaan Salah Gunakan Jabatan, Sejumlah Tokoh Warga Laporkan Kades Harsono Ke Polres Mesuji

0
685

Mesuji, Lampungsai.com – Sejumlah Tokoh Masyarakat, Agama dan Pemuda, Desa Gedung Mulya, Kabupaten Mesuji datangi Mapolres setempat menyampaikan langsung laporan terhadap Harsono selaku Kepala Desa yang diduga telah menyalahgunakan jabatan dan kewenangannya.

Dalam laporan, warga tersebut juga melampirkan beberapa dokumen yang dianggap sebagai bukti dugan penyelewengan Dana Desa, Pungutan biaya Program PTSL serta diduga menjual aset Desa.

“Laporan ini disampaikan langsung oleh warga ke Polres, yang sementara ini masih ada kepercayaan terhadap penegak hukum menindaklanjuti laporan warga sebagai bentuk penegakkan hukum di Mesuji tanpa ada alasan atau dalih apapun untuk mengungkap kasus yang dilaporkan,”

Demikian disampaikan Ali Asan, mewakili warga lain yang turut mendampingi melaporkan Kades Harsono, di Mapolres setempat. Sabtu, 18 Januari 2020.

Laporan ini, kata Ali Asan, tindaklanjut dari laporan warga yang disampaikan ke DPRD dan Inspektorat pada Kamis, 16/01/2020 kemarin. Adapun permasalahan yang dilaporkan, selain kesewenang – wenang Kades Harsono memimpin Desa, ada dugaan kuat yang dilakukan yakni menjual aset desa, pungutan biaya PTSL dan penyelewengan Dana Desa untuk program infrastruktur.

“Tidak ada kepentingan apapun dalam hal ini. Kami, mewakili warga Desa Gedung Mulya, memminta Kapolres AKBP Alim, dapat segera menindaklanjuti laporan kami dan mengungkapnya,”ungkap Ali di amini para Tokoh Masyarakat yang turut mendampingi.

Terkait ini, Kasat Reskrim Polres Mesuji, AKP Deni mewakili Kapolres AKBP Alim, menyatakan bahwa, pihaknya telah menerima laporan langsung warga Desa Gedung Mulya atas dugaan di maksud yang dilakukan Kades Harsono.

Adapun halnya yakni dugaan penyelewengan DD untuk pembangunan gorong – gorong fiktif, menjual aset Desa dan pungutan biaya PTSL diluar ketentuan atau aturan yang ada.

Secara umum, kata AKP Denis, pihaknya menunggu hasil pemeriksaan dari Inspektorat setempat.

” Kami dari kepolisian tentu akan mendorong proses pemeriksaan yang ada cepat selesai, khususnya pemeriksaan pengelolaan DD untuk bangun gorong – gorong. Soal dugaan penjualan aset desa, kami akan periksa terkait tanah tersebut,”ungkapnya. (Baginda)

LEAVE A REPLY