Dugaan Penyimpangan Pengelolaan PKBM Kotaagung, Kadisdik Ancam Pencabutan Izin

0
107
PKBM Education Centre Kotaagung Timur, Kabupaten Tanggamus./Red

Tanggamus, Lampungsai.com –  Pusat Kegiatan Belajar Mengajat (PKBM) Edukasi Center Kotaagung, Kabupaten Tanggamus, terancam dicabut izin operasionalnya. Hal ini tegas di sampaikan Kepala Dinas Pendidikan setempat dan mengintruksikan Kabid Paud Dikdas untuk mengevaluasi kinerja PKBM.

“Jika indikasi menyimpang dalam hal pengelolaan PKBM benar adanya, maka akan dicabut izin operasionalnya. Dan saya telah mengintruksikan Kabid Paud Dikmas untuk mengevaluasi kinerja PKBM Kotaagung sebagaimana maraknya beredar berita dimedia online selama ini. Jika benar maka akan ada sanksi tegas, terlebih bersangkutan (Supadi) pernah mengatakan untuk ditutup saja PKBM,”kata Kadisdik, Aswin Dasmi. Jumat, 03 Mei 2019.

Diketahui, pihak pengelola PKBM Edukasi Center Kotaagung, yang di pimpin oleh Supadi, selama ini tidak  pernah ada kegiatan proses belajar mengajar, yang idealnya satu mingu, dua kali pertemuan.

Dari segi pembiayaan yang ditentukan pihak pengelola sebesar Rp3 Juta dan diharuskan minimal 50 persen setor dimuka.

Salah satu agen perpanjangan tangan dari pihak pengelola PKBM, yang enggan dikutip namanya mengungkapkan, untuk merekrut peserta didik PKBM, dirinya hanya mencari dan membantu untuk mendaftar dengan biaya yang telah di tentukan.

Dari biaya itu, peserta tidak perlu ikut proses belajar mengajar sebagaimana layaknya satu minggu 2 kali pertemuan. Artinya bisa langsung ikut ujian, seperti pelaksanaan UNBK beberapa waktu kemarin dilaksanakan. Dalam pelaksanaan UNBK kemarin, peserta hadir hanya puluhan, dari itu juga ada peserta yang diwakilkan keluarganya karena berhalangan hadir.

“Sebagian peserta itu, ada yang diwakilkan semisal di tahun ajaran 2016 lalu, saya pernah mewakili siswa atau peserta yang berhalangan hadir selama 3 hari. Nah, bagi peserta yang memakai jasa perwakilan ini perharinya membayar Rp100 Ribu/hari dan dijamin lulus,”ungkap sumber.

Diberitakan sebelumnya, Ujian Kejar Paket C, yang diselenggarakan pihak Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Edukasi Centre NPSN : P 2965759 Terakreditasi B, Kesetaraan Paket A.B.C Kotaagung Timur, akui adanya janji kepada peserta ujian, untuk memberikan Ijazah tanpa harus mengikuti Ujian.

Pelaksanaan Ujian kejar paket C tersebut diduga ada bandrol dengan nilai variatif dari Rp1 Juta sampai Rp1,5 Juta. Terindikasi ujian tersebut hanya sebatas formalitas, pihak PKBM selama ini jarang menggelar kegiatan belajar mengajar non formal. Pihak PKBM setempat hanya menggelar pelatihan dan simulasi menjelang pelaksanaan Ujian  dengan peserta 60 peserta dari total 104 peserta.

Sementara itu, Kabid PAUD Dikdas, Syafrizal mengungkapkan, terkait persoalan ini, posisi Kabid, hanya memediasi. “Saya tidak dalam kapasitas untuk menentukan,”ujarnya,

Muncul atas dugaan atau indikasi terhadap pelaksanaan UNBK Kejar Paket C, membuat gerah dan khawatir pihak PKBM, sehingga  Supadi selaku Kepala PKBM dengan lantang dihadapan Kabid Paud Dikdas meminta PKBM untuk di tutup.

“Ya tinggal buatkan saja pernyataan, kalau PKBM Edukasi Centre sudah tidak ada lagi peminatnya,”tegas Safrizal.(Tim AJOI)

LEAVE A REPLY