Dugaan Gelapkan Dana BOS TA 2019 Dan Pemalsuan Dukomen, Ketua Komite Mengaku Terpaksa Tandatangan

0
1079

Way Kanan, Lampungsai.com – Dugaan Pungli dan penyelewengan anggaran sekolah dan dana BOS TA 2019, Ketua Komite SD Negeri I Tegal Mukti, Negeri Besar, Kabupaten Way Kanan, Paulus Sumarji mengaku terpaksa menandatangani dokumen Rencana Kerja Anggaran Sekolah (RKAS) dan Lembar Kerja Sekolah (LKS) dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Sebelumnya, muncul juga dugaan pemalsuan dokumen negara dana BOS SD setempat, Paulus Sumarji mengungkapkan bahwa, Kepala Sekolah (Kepsek) Selamat Hermanto, datangi kediamannya untuk meminta tandatangan.

Sebagai Ketua Komite SD Negeri 1 Tegal Mukti, saat ditemui dirumahnya, Selasa 03/03/2020 , menjelaskan setelah mencuat dalam pemberitaan Selamat Hermanto datang dan membawa berkas untuk ditandatangani, terang Paulus.

“Awalnya Pak Pujimin, mewakili Kepsek datang kerumah saya pada Febuari 2020 lalu. Selang beberapa menit, barulah Kepsek Selamat Hermanto, tiba. Pada saat itu pula Kepsek menyuruh saya menandatangani berkas dengan jumlah cukup banyak,”ungkap Paulus Sumarji. Selasa, 03 Maret 2020.

Saat itu juga, kata Paulus Sumarji, Kepsek Selamat Hermanto memenuhi panggilan menghadap Kepala Dinas Pendidikan, terkait persoalan tandatangan berkas yang yang dimaksud sebagaimana beredar dalam berita atas dugaan pemalsuan dokumen dan penyelewengan dana BOS TA 2019.

“Sampai sekarang (Selasa 03/03/2020), saya pun belum dipanggil oleh Disdikbub maupun pihak Inspektorat,”ujar Paulus Sumarji.

Terkait hal ini, muncul dugaan upaya penyelamatan diri atas tudingan pemalsuan tandatangan Ketua Komite. Atas hal ini, Kepsek terpaksa merubah RKAS dan LKS dana BOS TA 2019 dan meminta tandatangan langsung Ketua Komite. (Djo/Fahrul)

LEAVE A REPLY