Dua Pejabat Fungsional Dilantik Setara Esselon, Siti Aisyah Jabat Kadiskop UMKM

0
120

Kota Metro, Lampungsai.com – Dua pejabat fungsional dokter UPTD RSUD A.Yani Kota Metro, dilantik sumpah jabatan setara Esselon. Keduanya memiliki gelar dokter yakni dr. Trestyawati,.Sp.O.G jabat Direktur UPTD RSUD A.Yani berlabel Badan Layanan Umum Daerha (BLUD), dan dr. Fitri Agustina menjabat Wakil Direktur Pelayanan UPTD RSUD A.Yani.

Kursi Direktur UPTD RSUD berlabel BLUD tersebut sebelumnya di jabat oleh drg. Erla Andrianti.,MARS. yang belum lama ini dilantik sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro

Penempatan dua pejabat fungsional dokter UPTD RSUD tersebut disesuaikan dengan kebutuhan agar “tidak melanggar” aturan sebagaimana diatur dalam UU No.04 tahun 2009 tentang Rumah Sakit, tepat pada pasal 34 ayat (1) bahwa jabatan Kepala RS harus tenaga medis (dokter/dokter gigi).

“Dan di mungkinkan” sesuai dengan ketentuan Kemenpan yang mengatur tentang jabatan fungsional dokter serta angka kredit (Satuan nilai dari tiap butir kegiatan dan atau akumulasi butir-butir kegiatan yang harus dicapai oleh seorang dokter dalam rangka pembinaan karier kepangkatan dan jabatan) sebagaimana telah dalam proses penilaian oleh tim penilaian angka kredit yang bertugas menilai prestasi kerja dokter.

Keduanya, dr.Trestyawati,.Sp.O.G dan dr. Fitri Agustina, di lantik berdasarkan SK Wali Kota Metro No:365/KPTS/B-3/2019, No:366/KPTS/B-3/2019, No:367/KPTS/B-3/2019, langsung oleh Wali Kota Metro, A.Pairin di dampingi Wakil Wali Kota Djohan dan Sekkot A.Nasir AT, di aula Pemkot setempat. Kamis, 16 Mei 2019.

Selain kedua pejabat fungsional tersebut, turut serta dilantik Siti Aisyah yang biasa dikenal Siti Aisyah Djohan menduduki jabatan Kepala Dinas Koperasi, UMKM & Perindustrian, Zulfikri dilantik sebagai Kepala Dinas Perhubungan, Heri Wiratno dilantik sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan.

kemudian pejabat tinggi pratama yang dilantik Try Hendriyanto, menjabat Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata, Suwandi dilantik sebagai Kepala Dinas Sosial.

Wali Kota Metro, A.Pairin menyampaikan, jabatan yang di isi oleh pejabat yang baru saja dilantik, sebelumnya memang kosong, karenanya dilakukan lelang jabatan.
Pejabat yang dilantik ini hasil penilaian Panitia seleksi (Pansel) yang terdiri dari Sekkot, Akademisi dan mantan pejabat pimpinan tinggi pratama.

Secara tegas, A.Pairin juga mengatakan, tidak akan segan-segan mencopot ASN pejabat tinggi pratama, jika tidak bekerja dengan baik. Meskipun dalam aturan, Eselon II hanya boleh dipindah setelah menduduki jabatan selama dua tahun.

“Akan tetapi, kalau pejabat tersebut tidak bekerja dengan baik, maka kami punya hak untuk mengganti. Maka itu dipesankan agar dapat bekerja dengan baik, jaga kekompakan dan integritas,”katanya. (Red)

LEAVE A REPLY