DPO Penipuan Jual Beli Madu Palsu Dibekuk Tekab 308 Polsek Talang Padang

0
197

Tanggamus, Lampungsai.com  – Sarimansyah alias Caca (46), DPO atas perkara tindak pidana penipuan modus jual beli madu, di ringkus Tekab 308 Polres Tanggamus. Pelaku merupakan warga Desa Kuteseri, Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh, ditangkap pada Jumat 13 September 2019, di Kota Metro.

Kapolsek Talang Padang, Iptu Khirul Yassin Ariga, mewakili Kapolres AKBP Hesmu Broto, Minggu, 15 September 2019 menjelaskan, pihaknya mendapat informasi, pada Kamis 12 September 2019, bahwa salah satu pelaku dari komplotan penipuan jual beli madu, berada di wilayah Kota Metro.

Atas informasi tersebut, tim kemudian melakukan pengejaran. Pelaku ditangkap berikut barang bukti berupa 1 unit roda empat Daihatsu Xenia Merah.

Masih penjelasan Kapolsek, pelaku ditangkap atas laporan korban atas nama Marcelina Siti Mudriyah, warga Pekon Campang, Kecamatan Gisting pada tanggal 22 Juli 2019 lalu.

Pelaku ini, merupakan salah satu komplotan penipuan bersama 3 orang pelaku lain, dengan modus jual beli madu palsu, dimana 1 pelaku telah ditangkap pada Juli 2019 lalu, sementara 2 pelaku lain belum tertangkap.

Dalam keterangan korban, Jumat (19/7) sekitar pukul 16.00 WIB, pelaku Nasib Sahputra bersama rekannya WY menawarkan madu palsu sebanyak 2 kilogram dengan harga Rp120 Ribu. Pada saat itu para pelaku sengaja meninggalkan nomor telpon seluler kepada korban.

Kapolsek melanjutkan, ke esokan harinya, pelaku Sarimansyah bersama dengan SF dan DN mendatangi rumah korban, mengendarai R4 Xenia merah. Pelaku mengaku kepada korban, bahwa dirinya penampung madu dan siap membeli dalam jumlah besar.

Saat melihat madu yang baru dibeli korban, pelaku kemudian mengatakan akan membelinya dengan harga tinggi sebesar Rp350 Ribu. Setelahnya pelaku akan membeli lagi, jika korban masih memiliki madu tersebut.

Korban kemudian menghubungi pelaku Nasib dan membeli madu sebanyak 150 kilogram. Pesanan korban diantar keesokan harinya.

“Korban berjanji akan melunasi madu itu setelah pembelinya datang dan menyerahkan uang tunai Rp10 Juta dan emas 20 Gram kepada Nasib. Korban lalu menghubungi Sarimansyah, namun pelaku selalu beralasan dan tak kunjung membeli madu pesanannya,”kata Kapolsek.

Kapolsek menambahkan, korban lalu mendapatkan informasi, bahwa pelaku Nasib tertangkap atas kasus penipuan madu palsu pada 22 Juli 2019 di Pekon Banjar, Gunung Alip.
Saat ini pelaku diamankan di Polsek Talang Padang Polres Tanggamus, sementara dua rekannya telah ditetapkan DPO.

“Atas perbuatannya, pelaku dipersangkakan pasal 372 KUHPidana ancaman maksimal 4 tahun penjara,”imbuhnya. (NN/Budi WM)

LEAVE A REPLY