Diduga Korupsi Pajak Minerba Lampung Selatan, Kejati Lampung Tengah Melakukan Pemanggilan

0
749

Lampung Selatan, Lampungsai.com – Dugaan Korupsi dan Penggelapan dana setoran pajak Minerba dengan nilai milliaran rupiah, yang di lakukan oleh Kabid Penetapan Pendapatan Daerah, Badan Pengelolaan Pendapatan dan Retrebusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Lampung Selatan, YM, telah sampai di meja Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung dan telah dilakukan pengumpulan data. Selasa, 07 April 2020.

Sebelumnya, dugaan korupsi penggelapan dana setoran pendapatan yang dilakukan YM, terhitung sejak TA 2017 sampai TA 2019 dari 61 Perusahaan Pertambangan yang ada di Kabupaten Lampung Selatan, dilaporkan resmi oleh LSM Masyarakat Lampung Selatan Anti Korupsi beberapa waktu lalu.

Laporan tersebut, mendapat dukungan support dari sejumlah pelaku atau pemilik perusahaan pertambangan yang ada, yang diketahui sebagian besar telah membayar wajib pajak. Support tersebut menjadi kabar baik bagi pengusaha pertambangan, karena telah menemui titik terang atas kasus yang dilaporkan LSM tersebut.

Untuk diketahui juga, sebelumnya para pengusaha pertambangan seolah-olah menjadi pengemplang pajak, padahal mereka sudah membayar pajak. Jumlahnya mencapai milliaran rupiah terhitung sejak 2017 samai 2019 dari 61 perusahaan pertambangan yang ada.

Terkait ini, pihak Kejati Lampung melalui bidang intelijen, telah melakukan pengumpulan data dan pengumpulan bahan keterangan berdasarkan surat perintah dari Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung.

“Pihak Kejati saat ini telah melakukan pengumpulan data dan keterangan dari beberapa pihak terkait untuk dimintai keterangan. Hal ini dilakukan sesuai surat perintah Kajati sebagai tindak lanjut dari laporan pengaduan yang masuk. Sudah ada beberapa pihak yg dipanggil dan dimintai keterangan,.semoga penanganan perkara ini bisa tuntas dan menimbulkan efek jera kedepan,”ungkap salah satu tim dari Kejati Lampung yang enggan disebutkan identitasnya. (Tim)

LEAVE A REPLY