Desindo Turut Perkuat Capacity Building BUMDes-BUMADes Pilot Project OJK

0
70

Jawa Tengah, Lampungsai.com –  Yayasan Desapolitan Indonesia (Desindo) Bandar Lampung, disertakan dalam kegiatan Penguatan Capacity Building Pengurus Badan Usaha Milik Desa dan Badan Usaha Milik Antar Desa (BUMDes-BUMADes) Pilot Project, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Provinsi Jawa Tengah (Jateng), yang digelar selama dua hari, sejak Senin 09 Juli sampai Selasa 10 Juli 2018 kemarin.

Diwakili Bendahara sekaligus Fourth Deputy ICT Knowledge Management BPH Dewan Pengurus, Davit Kurniawan, mengatakan, Desindo di minta OJK memberikan materi digitalisasi BUMDes yang terumus dalam paper Digitalisasi Desa dan Revolusi Pasar Rakyat Digital, sebagai clue otoritatif meniti otonomisasi kelembagaan ekonomi desa, melalui program digitalisasi ekonomi secara terintegrasi-inklusif sesuai semangat visioner OJK dan amanat UU Desa.

Kegiatan maraton ini merupakan tindak lanjut sinergi pasca-FGD Menara Radius Prawiro 2 Maret 2018. Pelaksanaan maraton pendirian BUMDes-BUMADes tiga Kabupaten di Jateng, sejak tanggal 08 sampai 11 Mei 2018, dan FGD II Menara Radius Prawiro tentang Monitoring dan Evaluasi Pilot Pendirian BUMDes-BUMADes, Lembaga Keuangan Mikro (LKM)/LKM Syariah, dan Bank Wakaf Mikro (BWM) Untuk Mendorong Aktifitas Ekonomi dan Akses Keuangan Desa di Jateng, 23 Mei 2018.

Di hari pertama (Senin 09 Juli 2018), di destinasi desa wisata fenomenal Umbulponggok, Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, kegiatan tersebut diikuti para peserta asal 50 BUMDes dari 26 Kecamatan se-Kabupaten Klaten yang berhimpun dalam BUMADes PT. Klaten Maju Sejahtera, dan perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) setempat.

Kepala Bidang Pengembangan Inklusi Keuangan, Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan (DLIK) Deputi Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen (DKEP) OJK RI, Eko Ariantoro membuka secara resmi sekaligus memberikan materi tentang Penguatan Tiga Pilar BUMDes-BUMADes pada kegiatan yang berlangsung dari pukul 07.30 WIB hingga jelang adzan Dzuhur.

Masih menurut Davit Kurniawan , selain Eko Ariantoro, perwakilan mitra strategis OJK lainnya hadir selaku narasumber. Yakni Ketua Umum DPP PAPDESI Wargiyati, Direktur Regional BDI Ronggo Purwoko, dan Luqman Sulistiyono yang memberikan materi tentang Kelembagaan BUMDes-BUMADes.

Narasumber lainnya, Eddy Limantoro dan Suntoro (Penyusunan Business Plan BUMDes-BUMADes), Kepala Perwakilan OJK Solo (materi LKM/LKMS dan BWM), Davit Kurniawan (Digitalisasi BUMDes), perwakilan perusahaan e-commerce PT. Paloma Shopway (materi E-commerce), perwakilan bank BRI (materi Agen Laku Pandai), ditutup sesi verifikasi legalitas BUMDes-BUMADes se-Kabupaten Klaten.

Kegiatan berlanjut  di kantor BUMDes Wonorejo, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Jateng. Dengan narasumber dan materi yang sama, kegiatan ini diikuti perwakilan Dinas PMD setempat, dan pengurus BUMADes PT. Sukoharjo Makmur Sejahtera (SMS) yang sahamnya dimiliki 45 BUMDes dari 12 kecamatan se-Kabupaten Sukoharjo.

Di hari kedua (Selasa 10 Juli 2018), kegiatan perwakilan Dinas PMD Boyolali serta utusan pengurus BUMADes PT. Boyolali Mukti Lestari (BML) yang didirikan oleh 50 BUMDes dari 19 kecamatan se-Boyolali.

Davit Kurniawan menambahkan, dalam term of reference yang diterima redaksi, kegiatan ini ditujukan bagi upaya optimalisasi pemenuhan kebutuhan rancang bangun keberdayaan ekonomi desa sesuai butir ketiga Nawacita sekaligus amanat konstitusi seperti diatur UU Pemerintahan Daerah, UU Desa, UU 21/2011 tentang OJK, UU 1/2013 tentang LKM, PP 72/2005 tentang Desa, Permendagri 39/2010, dan Permendesa PDTT 4/2015.

“Secara Desindo, ini bagian ikhtiar mewujudnyatakan pesan Membangun Indonesia dari Pinggiran, Membangun Indonesia dari Desa, agar desa sambung-menyambung menjadi Indonesia,”ujarnya. (Rilis/Mzl/Red)

LEAVE A REPLY