Desa Kutuh Juara 1 Bimtek Dan Studi Tiru, Ratusan Kades Lampung Utara Ke Bali

0
339

Lampung Utara, Lampungsai.com – Juara pertama pada hasil evaluasi tingkat perkembangan desa se-Indonesia Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, menjadi landasan ratus kepala desa dari Kabupaten Lampung Utara melaksanakan bimbingan teknis (bimtek) dan study banding ke Bali.

Sebagaimana dikatakan, Nandang Zaili selaku Wakil Ketua DPC Apdesi Lampung Utara bahwa dalam perenncamaan kegiatan tersebut telah diprogramkan sejak tahun 2017 lalu. Namun baru terlaksana pada tahun 2019 ini karena pada tahun 2017 merupakan tahun Pilkada Kabupaten Lampung Utara dan di tahun 2018 kembali tertunda karena terkendala anggaran yang belum dapat dicairkan.

“Kegiatan ini sebelum kita sudah koordinasikan terlebih dulu dengan Pemerintah Daerah sejak tahun 2017, tapi padaa waktu itu ada kegiatan pilkada disarankan oleh Bupati waktu itu untuk ditunda di tahun 2018, tapi lagi-lagi di tahun 2018 ditunda lagi dan belum dapat dilaksanakan karena menyangkut dana ADD belum bisa dibayarkan oleh Pemda,” kata Nandang, Jumat, 22 November 2019.

Terpilihnya Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Provinsi Bali oleh ratusan kepala desa dari Kabupaten Lampung Utara yang. enjadi tempat study banding karena sudah terbukti dengan diraihnya juara 1 dari hasil evaluasi tingkat perkembangan desa oleh Presiden RI, Ir Joko Widodo dalam pencapaian Pendapatan Asli Desa (PADes) yang mencapai Rp11,9 miliar.

Pada awal tahun 2019, lanjut Nandang, pihaknya Apdesi kembali melakukan auden dengan bupati yang dihadiri dari dinas instansi terkait, dan pada kesempatan itu bupati menyetujui pelaksanaan bimtek tersebut dilaksanakan dengan syarat mencari daerah geograpisnya hampir sama kondisi daerah setempat.

“Selain itu saran bupati agar kami dapat mencari daerah yang akan di kunjungi yang mempunyai prestasi nasional. Baik itu dari tata kelola pemerintah desa atau administrasi desa, peningkatan PADes, hasil pertanian yang meningkat dan Bumdes yang maju dan lain-lain. Makanya kita memilih Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung ini karena sudah jelas desa ini sebagai desa terbaik nasional sebagai lokasi kunjungan studi tiru,” jelasnya.

Nandang juga mengungkapkan, bahwa pada awal bulan November 2019 jajaran Apdesi sebagai perwakilan kepala desa juga kembali melakukan audensi kembali dengan Plt Bupati Budi Utomo. “Kita sudah sampaikan kembali rencana bimtek ini bahwa akan dilaksanakan pada tanggal 20 November 2019 di bali dengan lokasi kunjungan desa Kutuh,” lanjutnya.

Dasarnya kunjungan pada desa itu karena memiliki dan telah terbukti punya prestasi desa terbaik nasional, dan kegiatan tersebut dianggarkan dalam ADD/DD di APBDes desa di masing-masing desa.

“Satu minggu sebelum kegiatan ini kita laksanakan kita juga sudah membuat dan mengajukan permohanan pendampingan kepada Plt Bupati dan dinas instansi terkait, tapi sangat disayangkan tidak ada satu dinas instansi pun yang diutus oleh Plt bupati untuk membuka acara dan melakukan pendampingan kepada kita semua,” ungkapnya, menyampaikan kekecewaan mereka (para kades) kepada jajaran Pemda Lampung Utara.

Nandang juga menjelaskan, bahwa dalam pelaksanaan bimtek tersebut menurutnya semua telah mengikuti aturan yang ada yaitu Undang-undang dan Peraturan Presiden (PP) dan turunan dibawahnya.

“Untuk itu saya berharap kepada seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan ini dengan baik agar hasilnya bisa kita terapkan di desa kita masing-masing, agar kedepan desa kita bisa lebih berkembang dan maju, kita buktikan bahwa bimtek ini sangat kita perlukan dan bermanfaat  untuk mengelola dana desa agar tidak bermasalah serta untuk kemajuan dan perkembangan desa kita,” kata Nandang.(Budi Irawan)

 

LEAVE A REPLY