Cuaca Ekstrim, BPBD Kota Metro, Himbau Masyarakat Aktif Memantau Kondisi Lingkungan Sekitar

0
289
Kasi Pencegahan BPBD Kota Metro Fajar Nasution diruang kerjanya./Tama

Metro, Lampungsai.com – Cuaca ekstrim November – Desember 2017, patut menjadi warning kewaspadaan Masyarakat, khususnya masyarakat Kota Metro.

Kasi Pencegahan Badan Penanggulangan Bencana Alam Daerah (BPBD) Kota Metro Fajar Nasution, saat di wawancarai di ruang kerjanya, Rabu 15 November 2017, mengatakan, Cuaca saat ini cukup ekstirm dengan hujan dibarengi angin kencang, tidak menuntup kemungkinan terjadi  banjir dan pohon tumbang.

Mengenai hal ini, BPBD telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) penanggulangan bencana yang di bantu relawan dari kalangan masyarakat. Satgas ini di bentuk sesuai Peraturan Walikota (Perwali) No.07/2017, dan tugasnya adalah memantau, memonitoring kejadian-kejadian seputar bencana alam akibat perubahan cuaca ekstrim.

Bencana alam atau musibah, Dijelaskan Fajar Nasution, selama 2017 musibah potensial di wilayah Kota Metro yakni Kebakaran, Pohon tumbang dan banjir.

Sesuai data, kurang lebih tercatat 8 kasus musibah kebakaran di tahun 2016. Untuk 2017 sementara ini tercatat hanya 3 sampai 4 kasus musibah yang di sebabkan faktor cuaca.

Kemudian, persoalan terjadinya banjir di Kota Metro disebabkan karena faktor hujan deras, termasuk dengan tumbang pohon. Untuk wilayah atau zona rawan banjir di Kota Metro, karena sanitasi anak sungai perkotaan, drainase dan saluran irigasi yang kurang maksimal. Begitu juga halnya dengan penataan dan pemangkasan pohon yang kurang efektif dan selektif.

“Untuk itu, dihimbau juga kepada masyarakat, apabila terdapat pohon yang berukuran besar disekitar rumahnya, agar kiranya dapat dikoordinasikan kepada pihak kelurahan atau pamong, untuk dilakukan perantingan ataupun penebangan,”ujarnya. (Tama)

LEAVE A REPLY