Bupati Tanggamus Lantik Maradona Sebagai Kadisdukcapil

0
493

Tanggamus, Lampungsai.com – Bupati Tanggamus, Dewi Handajani didamping Wakil AM. Syafi’i, lantik Maradona sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten setempat menggantikan Syarief Husein yang telah purna bhakti. Pelantikan berlangsung di Ruang Rapat Utama (Rupama) Sekretariaran Daerah setempat. Selasa, 14 Januari 2020.

Pelantikan tersebut berdasarkan keputusan Kemendagri No. 821. 22-41 tahun 2020, tentang pengangkatan dalam Jabatan pimpinan tinggi pratama selaku Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tanggamus.

Dikesempatan itu, Bupati Dewi menyampaikan bahwa pelantikan Kadisdukcapil saat ini yang sebelumnya telah memasuki purna bhakti, sehingga Pemkab bergerak cepat, setelah menjalani berbagai proses sampai Kementerian, hingga akhirnya dilaksanakan pelantikan.

“Kepada Kepala Disdukcapil yang baru diharap dapat segera menyusun program – program untuk lebih baik lagi, karena ini adalah salah satu OPD yang langsung bersentuhan langsung kepada masyarakat,”katanya.

OPD ini, kata Bupati Dewi, adalah yang langsung bersentuhan kepada masyarakat  dalam memberikan pelayanan dan sekaligus menjadi tolak ukur keberhasilan pemerintah daerah tanggamus, juga keberhasilan dari program Bupati dan Wakil Bupati, salah satunya tentang pelayanan dengan cepat dan juga tepat kepada masyarakat.

Pelayanan masyarakat jangan sampai dibuat susah, selalu berkoordinasi dengan jajaran di bawahnya. Karena hasil kerja yang baik  adanya kerjasama jajaran yang membantu dalam hal keberhasilan dalam hal kinerja.

Kadisdukcapil yang baru dilantik, Maradona mennyampaikan, program-program yang telah berjalan dengan baik, akan diteruskan. Sedangkan yang belum akan diperbaiki kesalahannya. Langkah utama akan lebih memfokuskan pada pelayanan masyarakat dan berkoordinasi dengan Dirjen Capil terkait blanko E-KTP, sebagaimana terdapat keluhan masyarakat mengenai hal ini, kerap blanko habis.

Selama ini, Disdukcapil Tanggamus selalu menerima blangko tanpa menyampaikan berapa kebutuhan setiap tahunnya. Kemudian permasalahan server yang selalu menjadi kendala dan tak bisa melakukan perekaman.

“Tahun ini (2020) kita menganggarkan server dua unit lagi, yang sebelumnya dua unit beroperasi. Setelah adanya penambahan server nanti, diharapkab dapat meminimalisir keluhan masyarakat dan antrian pun tak perlu berlama-lama. Ini juga upaya mewujudkan dan mendukung Program 55 aksi Bupati dan Wakil Bupati,”pungkasnya. (Rd/Budi WM)

LEAVE A REPLY