Bupati Loekman Djoyosoemarto Mangkir Panggilan KPK

0
203

Lampung Tengah, Lampungsai.com – Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Loekman Djoyosoemarto mangkir alias tidak menghadiri jadwal pemeriksaan yang semestinya berlangsung di Kantor KPK, Kamis, 16 Mei 2019.

Loekman, yang juga adik Jaksa Agung itu seharusnya diperiksa penyidik sebagai saksi dari Bupati Mesuji non aktif Mesuji, Khamami.

Alasan ketidakhadiran Loekman Djoyosoemarto itu tak diketahui oleh KPK. Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengaku pihaknya belum mendapat alasan dari absennya Loekman Djoyosoemarto. “Saksi tidak hadir dalam jadwal yang sudah ditentukan. Dia sebagai saksi Khamami. KPK belum memperoleh informasi,” kata Febri Diansyah.

KPK sebelumnya menjadwalkan pemeriksaan terhadap Bupati Lampung Tengah, Loekman Djoyosoemarto. Selain Loekman, KPK juga akan memeriksa Wakil Bupati Mesuji, Sapply dan Ketua DPRD Mesuji, Fuad Amrullah. Mereka juga dipanggil dengan status sebagai saksi atas tersangka Khamami.

Sebelumnya, KPK menetapkan Bupati nonaktif Mesuji Khamami sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek-proyek infrastruktur di Kabupaten Mesuji, Lampung.

Selain Khamami, KPK juga menjerat empat orang lainnya sebagai tersangka. Yakni Taufik Hidayat yang merupakan adik dari Khamami, Sekretaris Dinas PUPR Mesuji Wawan Suhendra, pemilik PT Jasa Promix Nusantara (JPN) dan PT Secilia Putri (SP) Sibron Azis, serta pihak swasta bernama Kardinal.

Khamami diduga menerima suap sebesar Rp 1,28 miliar dari Sibron Azis melalui beberapa perantara terkait dengan fee pembangunan proyek-proyek infrastruktur di lingkungan Kabupaten Mesuji. Diduga uang tersebut merupakan bagian dari permintaan fee proyek sebesar 12% dari total nilai proyek yang diminta Bupati Mesuji melalui Wawan Suhendra. Adapun fee tersebut merupakan pembayaran fee atas empat proyek infrastruktur yang dikerjakan oleh dua perusahaan milik Sibron Azis. (Sl/Jn/Red)

LEAVE A REPLY