Bupati Khamamik Tiba Di Gedung KPK, Rumdis Dan Kantor PT. SB Disegel

0
249
Bupati Khamamik Tiba Di geduk KPK./Jn/Sinarlampung/Baginda/Red

Jakarta, Lampungsai.com – Bupati Kabupaten Mesuji Khamami, sampai di gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sekitar pukul 04.WIB, Kamis 24 Januari 2019, tim KPK menyegel Rumah Dinas Bupati di Desa Gedungram, Kecamatan Tanjungraya, Mesuji serta menyegel kantor PT Suci Budinusa Lampung, pasca pemeriksaan intensif.

Khamamik yang juga kader Partai Nasdem, tiba di Gedung KPK, sekitar pukul 15.48 WIB. Sebelumnya, OTT dilaksanakan KPK sejak Rabu, 23 Januari 2019. Khamamik  dijemput tim KPK pada tengah malam. Khamami tiba dengan mengenakan kaus hijau berkerah warna putih dibalut jaket, celana jins dan sepatu sandal serta menutupi wajah denganmasker.

Sebelumnya beberapa orang lainnya yang terjaring dalam OTT tiba secara terpisah sejak pukul 09.05 WIB hingga pukul 15.00 WIB (Identitas mereka belum dipublikasi).

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengungkapkan, tim penindakan mengamankan total 11 orang dalam OTT di tiga lokasi wilayah Lampung. Tiga lokasi itu di Bandar Lampung, Kabupaten Lampung Tengah dan Kabupaten Mesuji. Selain Bupati Khamami, ada pihak swasta dan PNS yang diamankan.

Penangkapan atas dugaan realisasi commitment fee atas sejumlah proyek infrastruktur yang ada di Dinas PUPR Kabupaten Mesuji. Selain itu, KPK juga telah mengamankan uang sebesar Rp1 Milliar dengan pecahan Rp100 Ribu didalam kardus.

“Kalau jumlah uang, estimasi satu kardus sekitar Rp 1 Milliar. Tetapi pastinya, nanti akan disampaikan secara langsung pada saat konferensi pers,”katanya.

Tim Penyidik KPK Segel Rumah Dinas Bupati Mesuji, Khamamik

Pasca pemeriksaan intensif Khamamik, di Mapolres Mesuji,  Kamis 24 Januari 2019, Tim KPK menyegel Rumdis Bupati Khamamik  pada pukul 04.10 WIB, di Desa Gedungram, Tanjungraya.

Diketahui dari sumber lain menyebutkan, mereka yang terjaring OTT di Bandar Lampung adalah Antony Sibron dan Bagian keuangan PT.Suci Budinusa Lampung,  Kabid Tata Ruang dan Staf,  Kadis PUPR dan Bupati Mesuji Khamamik.

KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) awal 2019 dengan mengamankan 8 orang termasuk Bupati Mesuji Khamami. Kamis 24 Januari 2019, bertambah menjadi 11 orang terjaring, dengan tiga lokasi yakni Bandar Lampung, Kabupaten Lampung Tengah dan Kabupaten Mesuji.

Pasca OTT, Rumah Dinas Bupati yang biasa ramai sebagai tempat kegiatan pihak OPD dan Pegawainya terkait program dan keuangan, terlihat lengang.

Tak satupun pihak terkait memberikan komentar.  Informasi berkembang, setelah menyegel Kantor Dinas PUPR dan Rumdis Bupati Mesuji, Tim KPK  akan kembali melakukan penggeledahan.

Wakil Bupati Mesuji, Saply TH, enggan berkomentar terkait hal ini. Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Sunardi mengaku kehilangan sosok Khamami. Bahkan, dia mengaku tidak percaya dan kaget mendengar info bahwa Bupati Mesuji Khamami terkait dengan OTT KPK.

“Serasa nggak percaya kalau Bupati terjaring OTT KPK, karena dalam menjalankan roda pemerintahannya sudah sesuai sebagaimana mestinya dan sesuai peraturan yang berlaku. Karena setahu saya, bupati Mesuji Khamami ini prorakyat dan saya pun merasa kehilangan,”ungkap Sunardi.

Diketahui juga, PT Suci Budinusa yang kini ada logo KPK (disegel), merupakan perusahan milik keluarga Fauzan Sibron, anggota DPRD Lampung dari Partai Nasdem yang juga Sekretaris Partai Nasdem Lampung.(Sinarlampung/Jn/Baginda/Red)

LEAVE A REPLY