Buat Laporan Palsu YU (35) Tukang Ojek Terancam Pidana 1 Tahun Penjara

0
308

Tanggamus, Lampungsai.com – Satreskrim Polres Kabupaten Tanggamus amankan seorang tukang ojek berinisial YU (35), warga Pekon Kutadalom, Kecamatan Gisting, Kabupaten setempat atas sangkaan laporan palsu pencurian dengan kekerasan (Curas) motor. YU (35) melapor ke polisi sebagai korban dengan TKP Pekon Gunung, Kecamatan Bandar Negeri Semuong (BNS).

Kasat Reskrim AKP Edi Qorinas mengatakan, laporan palsu tersangka terungkap setelah pihaknya melakukan serangkaian penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi di TKP.

“YU diamankan pada Sabtu, 24/10/20. Berdasarkan hasil penyelidikan bahwa laporan yang dilaporkan tersangka ke Polres adalah laporan palsu,”kata Kasat Reskrim. Minggu, 25 Oktober 2020.

Masih kata Kasat Reskrim, terungkapnya Curas yang dilaporkan adalah palsu, setelah pihaknya menurunkan tim ke lapangan cek TKP, dari hasil pemeriksaan TKP tidak ditemukan tanda-tanda adanya kejadian dimaksud termasuk saksi-saksi yang melihat maupun mendengar.

Kemudian setelah dimintai keterangan cepat terhadap pelapor, mulai terlihat adanya kejanggalan. Selanjutnya dari saksi-saksi yang lain sehingga tersangka datang ke Polres Tanggamus kembali, terungkaplah laporan palsu tersebut.

“Pihaknya juga telah membuat laporan polisi model A bahwa ini adalah laporan palsu dan akan kita sidik. Sejak menerima laporan itu, kami merasa curiga, sebab wilayah tanggamus ini sejak 1 tahun terakhir di wilayah barat Tanggamus sudah kondusif tidak ada kejadian curas, sehingga saat kami menurunkan tim secara komprehensip melakukan penyelidikan dan kami mencurigai kejadian tersebut,” ujarnya.

Kasat menjelaskan, penyebab utama tersangka melakukan laporan palsu, meliputi beberapa hal diantaranya tersangka selalu dikejar pihak leasing atau lembaga finance yang membiayai kendaraan tersebut, kemudian pelaku sendiri memiliki banyak hutang dari orang-orang disekitarnya. Dari ini, pelaku menjual motor tersebut dengan harga Rp 6 Juta, selanjutnya membuat laporan Curas yang kejadian di Pekon Gunung Doh Kecamatan BNS.

Adapun laporan Curas tersebut telah tercatat dalam laporan polisi nomor LP/B-1102/X/2020/LPG/RES TGMS tanggal 10 Oktober 2020 dengan TKP Jalan Raya Pekon Gunung Doh Kecamatan BNS. Dengan kerugian sepeda motor BE 2122 ZN senilai Rp6 Juta.

“Atas pengungkapan laporan palsu tersebut, kami juga mencatatkan penyelesaian tindak pidana. Atas perbuatan pelaku, dijerat dengan pasal 220 KUHPidana dengan ancaman pidana 1 tahun empat bulan,”jelas Kasat Reskrim. (NN/Budi WM)

LEAVE A REPLY