Bawaslu Kota Metro Gelar Diskusi Pengawasan Kampanye Pilkada 2020

0
239

Kota Metro, Lampungsai.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Metro gelar diskusi pengawasan kampanye bagi media massa di tengah pandemi Covid-19. Kegiatan berlangsung di Lec Kartikatama Kota Metro, dihadiri Ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriyah. Kamis, 21 Oktober 2020.

Dikesempatan itu, Ketua Bawaslu Lampung menyampaikan, saat ini Pilkada berbeda dari sebelumnya, karena wabah Covid -19. Dulu kampanye bisa ramai (Kerumunan banyak orang), saat ini tidak lagi diperbolehkan. Maka itu, dikesempatan ini para Paslon dapat memanfaatkan kampanye secara daring.

Bawaslu dalam hal ini akan melakukan pengawasan pada beberapa hal yakni kampanye terbatas, tatap muka, daring, iklan, hingga debat publik dan lainnya. Tapi kita juga fokus pada penerapan protokol kesehatan, netralitas ASN dan politik uang.

Selanjutnya, untuk media sosial, setiap paslon maksimal memiliki 20 akun di media sosial. Bawaslu sudah bekerja sama dengan Facebook dan Instagram, guna Men-Take Down jika ada pelanggaran kampanye media sosial, baik itu Hoax, SARA berkait dengan UU ITE.

Diwaktu berbeda, Ketua Bawaslu Kota Metro, Mujib mengatakan, dalam pengawasan media sosial, pihaknya mengajak semua elemen untuk terlibat aktif. Jika tidak bisa melaporkan, minimal bisa memberikan informasi awal.

“Supaya kami bisa menelusuri. Dan tentu kami minta teman-teman media massa juga turut mengawasi jalannya kampanye. Himbauan kami jangan SARA atau black campaign,”katanya. (*)

LEAVE A REPLY