Banyak Proyek Jalan Di Mesuji Tak Ada Papan Informasi Patut Dituding Proyek “Siluman”

0
884

Mesuji, Lampungsai.com – Proyek pembangunan infratruktur jalan di Kabupaten Mesuji, banysk dijumpai tidak ada papan informasi kegiatan. Patut dituding sebagai proyek “Siluman”. Selain itu, sudah jadi keharusan, pihak Dinas terkait tegas, untuk tidak begitu saja menerima hasil pekerjaan atas proyek.

Kewajiban memasang papan informasi atau plang kegiatan proyek, salah satu bentuk transparansi pengelolaan atas anggaran negara. Papan Informasi juga sudah masuk dalam bagian kegiatan proyek yang tidak terpisahkan dalam kontrak kerja kegiatan. Selasa, 10 Desember 2019.

Tidak adanya papan informasi tersebut, dijumpai tim media ini dibeberapa titik kegiatan, termasuk pembangunan jalan rigit beton di Desa Simpang Mesuji, Kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji. Patut juga ada dugaan pembangunan rigit beton tersebut dilaksanakan asal jadi.

Disampaikan warga Desa Simpang Mesuji, Alamsyah (49) bahwa, proyek jalan rigit beton tidak diketahui pihak rekanan dari mana dan berapa nilai pagu serta panjang, waktu pelaksanaan, karena tidak ada papan informasi kegiatan.

Pembangunan jalan rigit itu, informasinya yang ada, menelan anggaran lebih kurang sebesar Rp5 Miliar dikerjakan pada malam hari.

“Kami minta kepada Dinas terkait, agar dapat menegur pihak rekanan tersebut. Pekerjaan fisik itu, bisa dapat dikatakan baik kualitasnya, apa bila di awali dengan administrasi yang baik salah satunya adanya papan informssi kegiatan,”katanya.

Dalam setiap kegiatan proyek, kata Alamsyah, sudah ditentukan nilai keuntungan, terlepas ada  hal terkoordinir diluar kegiatan untuk mendapatkan pekerjaaan atau proyek. Pihak Dinas terkait melalui Tim-nya harus tegas untuk tidak menerima begitu saja, pekerjaaan yang bobot volumenya patut di kroscek dan dikerjakan ulang, terlebih kegiatan fisik pembangunan jalan.

“Artinya, jangan hanya karena sesuatu atau karena ada uang pelicin dari rekanan, sehingga tim Dinas terkait begitu mudah menerima setiap pekerjaaan yang tentunya kualitas kerjaan dapat dibilang tak sesuai RAB, khususnya proyek jalan,”ujarnya.

Alamsyah melanjutkan, selain dari proyek di Desa Simpang Mesuji ini, cukup banyak kegiatan proyek jalan, jauh dari kata berkualitas mutunya. Hampir semuanya dapat di kategorikan bermasalah dan terkesan asal jadi, baik TA 2018 dan TA 2019.

“Sebelum dilakukan serah terima kegiatan fisik pembangunan jalan. Tim dinas terkait harus kroscek dengan benar, dari Panjang, Lebar, Ketebalan, misalnya. Jika didapati kekurangan volume atau tidak sesuai RAB, harus dikerjakan ulang. Semua kegiatan proyek ada PPK dan PPTK, mereka lah yang punya kewenangan dan bertanggung jawab atas kegiatan terkait, jangan asal terima hasil pekerjaan,”tegas Alamsyah.

Terpisah, Kepala Bidang Kawasan Pemukiman, Dinas Perumahan, Kawasan dan Pemukiman (Perkim), Sugis Wibowo mengakui adanya kegiatan proyek jalan yang dilaksanakan pihak rekanan, tidak dipasang papan informasi kegiatan atau plang proyek.

Terkait ini, pihaknya sudah turun kroscek langsung ke lapangan pafa Minggu, 08/12/2019 kemarin. Pihaknya juga sudah menegur pihak rekanan untuk segera memasang papan plang informasi.

“Untuk saat ini, pihaknya belum kembali turun cek ulang lokasi pekerjaan proyek. Jika memang nantinya tidak juga ada pemasangan papan informasi, maka akan kembali dilayangkan surat teguran,”ungkapnya. (Baginda)

LEAVE A REPLY