Diduga Mesum, Siswa SMK Muh 3 Metro Kepergok Penjaga Pos Buper

1
12538

Kota Metro, Lampungsai.com –  Pelajar SMK Muhammadiyah 3 Kota Metro, dipergoki penjaga Bumi Perkemahan (Buper) Sumbersari Park, Metro Selatan, diduga terlibat Mesum didalam kamar mandi/toilet Buper setempat. Harmadji salah satu guru sekolah setempat, membenarkan kejadian itu, namun dirinha kurang setuju atas kalimat “Mesum”.

Sementara, Kepala Sekolah setempat jarang berada di ruang kerja dan sulit temui untuk di klarifikasikan. Hingga berita ini diterbitkan sejak kejadian, Sabtu, 08 Februari 2020 lalu, Kepsek belum juga dapat di klarifikasikan, meski sudah upaya di hubungi via WhatsAps.

Sepasang kekasih usia belia itu, Doli dan Suti (Nama samaran) berstatus pelajar SMK Muhammadiyah 3, tertangkap basah sedang mesum di kamar mandi Buper, oleh penjaga Buper, yang kemudian di bawa ke pos dan dimintai keterangan.

Tak lama penjaga Pos Buper menghubungi pihak sekolah dan orang tua masing – masing. Keduanya pun di beri sanksi oleh dewan guru dan dikeluarkan dari sekolah.

Dilokasi kejadian, penjaga Buper mengatakan, sekitar pukul 11.50 WIB, kedua pasangan itu, di arela Buper, hanya nampak kendaraan (Motor) saja, orangnya tak kelihatan dimana posisi duduk.

Curiga, langsung mendatangi motor itu, dan terlihat keduanya di dalam kamar mandi sedang berbuat yang bukan sepatutnya dilakukan anak seusianya.

“Ya, lucu mas kalo digamblangkan ceritanya, terlebih mereka kan masih anak – anak belasan tahun, pelajar pula. Jadi paham saja lah yang dilakukan mereka itu bagaimana. Intinya, saat saya dobrak pintu, keduanya kaget dan kebingungan memakai celana, itu saja. Langsung kami bawa ke Pos, untuk di introgasi saja dan memanggil orang tua serta gurunya di SMK Muh 3,”ungkapnya.

Masih kata penjaga Buper, sangat disayangkan, pelajar usia belasan berseragam lengkap dari sekolahnya. Sebenarnya, apapun bentuknya prilaku anak pelajar itu mencoreng nama orang tua dan utaman sekolahnya SMK Muhammadiyah 3. Kejadian ini, bukti kalau para gurunya sangat minim memberikan ilmu belajar moral keislamannya.

“Pas di tanya – tanya, pengakuan kedua pelajar itu sudah 6 kalian melakukan hal yang tak patut dilakukan,”ungkapnya.

Dilain pihak, tim media ini mencoba mengkonfirmasikan Kepsek Roni Via pesan WhatsAps, tidak ada tanggapan sama sekali.

Sebelumnya, Selasa, 18 Februari 2020, mewakili Kepala Sekolah, salah satu guru, Harmadji memberikan keterangan dengan membenarkan kejadian yang menyangkut siswanya terlibat mesum tersebut.

“Benar adanya kejadian itu, siswa tersebut merupakan pelajar SMK kami. Saat ini, telah dikeluarkan dari sekolah karena kemauan orang tuanya bukan dikeluarkan oleh pihak sekolah. Kalau dikatakan kepergok mesum, bahasa itu saya kurang setuju, sebab sata kurang paham cerita detailnya,”ujar Harmadji.

Diketahui, pelajar SMK Muhammadiyah 3 tersebut, sebelumnya pernah terjadi dugaan mesum dan dipergoki warga tani, yang kebetulan gedung sekolah berdekatan dengan areal sawah dan anak sungai.

Kejadian itu bukan pertama kali, beberapa siswa didik SMK Muhammadiyah 3, kerap kepergok warga petani saat mesum di tepian sungai dan areal sawah yang letaknya tak jauh dari lokasi SMK Muhammadiyah 3, 16 C Mulyojati, Kecamatan Metro Barat, Kota Metro.

“Sudah beberapa kali pelajar dari SMK Muhammadiyah 3 itu, kepergok mesum oleh petani, pernah juga kepergok pemuda di daerah ini. Mereka yang terlibat mesum itu sering melakukannya di areal sawah dan tepian sungai (Kali) yang memang jaraknya tidak begitu jauh dari sekolah. Sangat disayangkan, apa dewan gurunya gak mengajarkan keagamaan atau bagaimana. Tapi semua tak lepas dari peran orang tua, selain guru di sekolah,”ungkap Pak No, warga sekitar berdekatan SMK tersebut.

Sampai berita ini, Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 3, belum mau menemui jurnalis untuk di klarifikasikan.  (Red)

LEAVE A REPLY